Selasa Pekan Prapaskah I, 23 Februari 2021

Yes 55: 10-11 + Mzm 34 + Mat 6: 7-15

 

 

Lectio

Pada waktu itu Yesus berkata: 'dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan. Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya. Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin. Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu'.

 

Meditatio

Pada waktu Yesus menegaskan: 'dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah'. Bertele-tele karena memang mereka tidak tahu siapa dan ke mana yang hendak dituju. 'Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan'. Bentuk pengandalan diri. Namun inilah kesalahan konsep kita. Karena itu, 'janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya', tegas Yesus. Apalagi kehendak Tuhan yang menyelamatkan umatNya harus tetap jalan sampai akhir dunia, sebab 'firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya' (Yes 55).

Apakah Yesus hanya menghendaki doa panah? Cukup meditasi kah?

Berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.

Inilah doa yang diajarkan Yesus sendiri kepada para muridNya. Bertele-tele mengadaikan tidak adanya kejujuran dari seseorang dalam berdoa; dia tidak tahu juga apa yang hendak dilambungkan. Doa yang bertele-tele tidak adanya seseorang yang membual kepada Tuhan.

 

Oratio

Yesus Kristus, Engkau mengingatkan kami dalam berdoa. Tak jarang kami bercerita dan pamer segala yang dapat kami lakukan; padahal Engkau sudah mengetahui kami. Semoga kami selalu mengandalkan Engkau dalam setiap doa-doa kami.

 

Contemplatio

'Dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah'.  








Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Mengenal Karmelit Awam dari dekat (2)

Pesta Santo Simon dan Yudas, 28 Oktober 2016