Jumat Pekan Prapaskah V, 26 Maret 2021

Yer 20: 10-13 + Mzm 18 + Yoh 10: 31-42

 

 

Lectio

Suatu kali orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus. Kata Yesus kepada mereka: "Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?" Jawab orang-orang Yahudi itu: "Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah." Kata Yesus kepada mereka: "Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah allah? Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut allah -- sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan --, masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Allah? Jikalau Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah percaya kepada-Ku, tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa." Sekali lagi mereka mencoba menangkap Dia, tetapi Ia luput dari tangan mereka. Kemudian Yesus pergi lagi ke seberang Yordan, ke tempat Yohanes membaptis dahulu, lalu Ia tinggal di situ. Dan banyak orang datang kepada-Nya dan berkata: "Yohanes memang tidak membuat satu tanda pun, tetapi semua yang pernah dikatakan Yohanes tentang orang ini adalah benar." Dan banyak orang di situ percaya kepada-Nya.

 

Meditatio

'Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah'. Inilah komentar orang-orang Yahudi yang hendak melempari Yesus dengan batu. Mereka semua merasa diri benar, sebab bila tidak, tentunya tak seorang pun yang akan melempar Yesus, sebagaimana dikatakanNya sendiri ketika mereka membawa seorang perempuan yang kedapatan berzinah. Orang-orang Farisi tidak mampu menerima penyataan Yesus, bahwa Dia melakukan segala pekerjaan yang dikerjakan Allah.

Yesus tidak gelisah menghadapi komentar mereka. Sebaliknya dengan tegas Yesus menyatakan: 'jikalau Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah percaya kepada-Ku, tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa'. Yesus malahan sepertinya memaksakan, agar mereka semua percaya bahwa Dia ada dalam Bapa dan Bapa ada dalam Dia. Percaya kepadaNya akan membuat seseorang beroleh keselamatan; bahkan tidak ada akan samapai kepada Bapa, kalau tidak melalui diriNya.

Penyataan Yesus memang amat sulit mereka mengerti. Tentunya tidaklah demikian dengan kita yang telah diangkat menjadi saudara dan saudariNya, yang diberi kesempatan menjadi sempurna dan murah hati seperti Bapa di surga. Karena itu, apa yang harus kita buat?

 

Oratio

Yesus Kristus, Engkaulah Jalan, Kebenaran dan Hidup. Engkau pun mengangkat kami menjadi anak-anak Allah, putera-puteri Bapa di surga. Tidak ada orang yang menggelisahkan penyataanNya ini. Kiranya kasihMu semakin menyemangati kami dalam panggilanMu yang mulia.

 

Contemplatio

'Jikalau Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah percaya kepada-Ku, tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa'.  







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Mengenal Karmelit Awam dari dekat (2)

Pesta Santo Simon dan Yudas, 28 Oktober 2016