Kamis Pekan Prapaskah IV,18 Maret 2021

Kel 32: 7-14 + Mzm 106 + Yoh 5: 31-47

 

 

Lectio

Pada waktu bersabdalah Yesus: 'kalau Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, maka kesaksian-Ku itu tidak benar; ada yang lain yang bersaksi tentang Aku dan Aku tahu, bahwa kesaksian yang diberikan-Nya tentang Aku adalah benar. Kamu telah mengirim utusan kepada Yohanes dan ia telah bersaksi tentang kebenaran; tetapi Aku tidak memerlukan kesaksian dari manusia, namun Aku mengatakan hal ini, supaya kamu diselamatkan. Ia adalah pelita yang menyala dan yang bercahaya dan kamu hanya mau menikmati seketika saja cahayanya itu. Tetapi Aku mempunyai suatu kesaksian yang lebih penting dari pada kesaksian Yohanes, yaitu segala pekerjaan yang diserahkan Bapa kepada-Ku, supaya Aku melaksanakannya. Pekerjaan itu juga yang Kukerjakan sekarang, dan itulah yang memberi kesaksian tentang Aku, bahwa Bapa yang mengutus Aku. Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nya pun tidak pernah kamu lihat, dan firman-Nya tidak menetap di dalam dirimu, sebab kamu tidak percaya kepada Dia yang diutus-Nya. Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu Aku tidak memerlukan hormat dari manusia. Tetapi tentang kamu, memang Aku tahu bahwa di dalam hatimu kamu tidak mempunyai kasih akan Allah. Aku datang dalam nama Bapa-Ku dan kamu tidak menerima Aku; jikalau orang lain datang atas namanya sendiri, kamu akan menerima dia. Bagaimanakah kamu dapat percaya, kamu yang menerima hormat seorang dari yang lain dan yang tidak mencari hormat yang datang dari Allah yang Esa? Jangan kamu menyangka, bahwa Aku akan mendakwa kamu di hadapan Bapa; yang mendakwa kamu adalah Musa, yaitu Musa, yang kepadanya kamu menaruh pengharapanmu. Sebab jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku, sebab ia telah menulis tentang Aku. Tetapi jikalau kamu tidak percaya akan apa yang ditulisnya, bagaimanakah kamu akan percaya akan apa yang Kukatakan?"

 

Lectio

Setiap orang Israel wajib mengenal Musa, seorang nabi besar yang berperan utama dalam peristiwa pembebasan bangsa Israel dari Mesir. Musa pulalah yang pernah meluluhkan hati Tuhan Allah yang hendak menghukum umatNya, orang yang dikasihNya, sebagaimana diceritakan dalam Keluaran bab 32. Allah menyesal atas malapetaka yang dirancangkanNya atas umatNya.

Sejauhmana orang-orang Israel bangga akan Musa. Yesus mengingatkan: 'jangan kamu menyangka, bahwa Aku akan mendakwa kamu di hadapan Bapa; yang mendakwa kamu adalah Musa, yaitu Musa, yang kepadanya kamu menaruh pengharapanmu. Sebab jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku, sebab ia telah menulis tentang Aku. Tetapi jikalau kamu tidak percaya akan apa yang ditulisnya, bagaimanakah kamu akan percaya akan apa yang Kukatakan?'. Penyataan Yesus mengingatkan kaum Israel, bahwasannya percaya kepada Tuhan Yesus memang mempunyai tanggungjawab yang besar. Sebab bukankah Yesus yang datang ke dunia untuk menggenapi hukum Taurat? Percaya kepada Musa berarti akan selalu percaya kepada Yesus. Sepertinya banyak orang Israel hanya bangga akan Musa, tetapi tidak melakukan aneka hukum Taurat.

Hukum Taurat sebagian berisikan kesaksian Musa tentang kehadiran Allah yang membimbing umat Israel. Kiranya tanpa mengabaikan kesaksian-kesaksian yang ada, kita harus lebih percaya kepada Yesus sang Sabda yang menjadi manusia. Sang Sabda sendiri yang menyapa umatNya. Yesus sendiri menegaskan: 'pekerjaan yang Kukerjakan sekarang, dan itulah yang memberi kesaksian tentang Aku, bahwa Bapa yang mengutus Aku. Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku'.

 

Oratio

Yesus Kristus, Engkaulah sabda yang menjadi manusia, dan tinggal di tengah-tengah kami, orng-orang yang Engkau kasihi. Semoga kami semakin harus semakin mendengarkan sabdaMu dan melaksanakannya, sebagaimana Engkau sendiri melakukan segala pekerjaan yang diberikan Bapa kepadaMu. Amin.

 

Contemplatio

'Pekerjaan yang Kukerjakan sekarang, dan itulah yang memberi kesaksian tentang Aku, bahwa Bapa yang mengutus Aku. Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku'.








Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Mengenal Karmelit Awam dari dekat (2)

Pesta Santo Simon dan Yudas, 28 Oktober 2016