Rabu Pekan Prapaskah V, 24 Maret 2021

Dan 3: 14-20 + Mzm + Yoh 8: 31-42

 

 

Lectio

             Pada waktu itu Yesus berkata kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: "Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu." Jawab mereka: "Kami adalah keturunan Abraham dan tidak pernah menjadi hamba siapa pun. Bagaimana Engkau dapat berkata: Kamu akan merdeka?" Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa. Dan hamba tidak tetap tinggal dalam rumah, tetapi anak tetap tinggal dalam rumah. Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamu pun benar-benar merdeka. Aku tahu, bahwa kamu adalah keturunan Abraham, tetapi kamu berusaha untuk membunuh Aku karena firman-Ku tidak beroleh tempat di dalam kamu. Apa yang Kulihat pada Bapa, itulah yang Kukatakan, dan demikian juga kamu perbuat tentang apa yang kamu dengar dari bapamu." Jawab mereka kepada-Nya: "Bapa kami ialah Abraham." Kata Yesus kepada mereka: "Jikalau sekiranya kamu anak-anak Abraham, tentulah kamu mengerjakan pekerjaan yang dikerjakan oleh Abraham. Tetapi yang kamu kerjakan ialah berusaha membunuh Aku; Aku, seorang yang mengatakan kebenaran kepadamu, yaitu kebenaran yang Kudengar dari Allah; pekerjaan yang demikian tidak dikerjakan oleh Abraham. Kamu mengerjakan pekerjaan bapamu sendiri." Jawab mereka: "Kami tidak dilahirkan dari zinah. Bapa kami satu, yaitu Allah." Kata Yesus kepada mereka: "Jikalau Allah adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku keluar dan datang dari Allah. Dan Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku.

 

Meditatio

             Kalau Kamis kali lalu Yesus menegaskan: 'jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku, sebab ia telah menulis tentang Aku. Tetapi jikalau kamu tidak percaya akan apa yang ditulisnya, bagaimanakah kamu akan percaya akan apa yang Kukatakan?', kembali Yesus hari ini menegaskan kepada orang-orang Israel: pertama, 'jikalau sekiranya kamu anak-anak Abraham, tentulah kamu mengerjakan pekerjaan yang dikerjakan oleh Abraham. Tetapi yang kamu kerjakan ialah berusaha membunuh Aku'. Bukankah Abraham adalah bapa setiap orang beriman? Mengapa kalian menolak Aku? Kedua, 'jikalau Allah adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku keluar dan datang dari Allah. Dan Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku'. Bukankah Allah telah menyatakan inilah AnakKu, kepadaNya Aku berkenan. Dengarkanlah Dia? Ini semua mengingatkan mereka, kaum Israel, tentunya kita semua, agar tidak hanya bangga dengan identitas, tetapi hendaknya ditampakkan dalam perilaku; sekaligus iman kepercayaan mengandaikan dinyatakan dalam perbuatan-perbuatan, atau hendaknya tidak hanya menjadi pendengar, tetap sekaligus pelaksana-pelaksana sabda.

             Sadrakh, Mesakh dan Abednego adalah cerita pengalaman ilahi bagaimana ketiga orang benar-benar menghayati imannya kepada Tuhan, yang mampu membebaskan mereka dari perapian yang bernyala-nyala dan dari tangan raja (Dan 3). Dan inilah yang dinyatakan Yesus pula dalam Injil hari ini: 'jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu'. Orang yang benar-benar mempunyai kepercayaan sejati, dia akan hidup dalam sabdaNya. Hidup dalam sabdaNya berarti hidup dalam kehendakNya, yakni agar semua orang selamat.

 

Oratio

             Yesus Kristus, percaya kepadaMu memang mendatangkan kenyamanan dan keselamatan; kendati kami harus menjabarkan iman kepercayaan itu dalam perilaku kami sehari-hari. Bantulah, agar kami selalu siap menghayati sabdaMu yang menyelamatkan itu dalam aneka tugas dan pekerjaan kami sehari-hari. Amin.

 

Contemplatio

             'Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu'.

 








Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Mengenal Karmelit Awam dari dekat (2)

Pesta Santo Simon dan Yudas, 28 Oktober 2016