Selasa Pekan Prapaskah V, 23 Maret 2021

Bil 21: 4-9 + Mzm 102 + Yoh 8: 21-30

 

 

Lectio

             Pada waktu itu Yesus berkata pula kepada orang banyak: "Aku akan pergi dan kamu akan mencari Aku tetapi kamu akan mati dalam dosamu. Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang." Maka kata orang-orang Yahudi itu: "Apakah Ia mau bunuh diri dan karena itu dikatakan-Nya: Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang?" Lalu Ia berkata kepada mereka: "Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini. Karena itu tadi Aku berkata kepadamu, bahwa kamu akan mati dalam dosamu; sebab jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia, kamu akan mati dalam dosamu." Maka kata mereka kepada-Nya: "Siapakah Engkau?" Jawab Yesus kepada mereka: "Apakah gunanya lagi Aku berbicara dengan kamu? Banyak yang harus Kukatakan dan Kuhakimi tentang kamu; akan tetapi Dia, yang mengutus Aku, adalah benar, dan apa yang Kudengar dari pada-Nya, itu yang Kukatakan kepada dunia." Mereka tidak mengerti, bahwa Ia berbicara kepada mereka tentang Bapa. Maka kata Yesus: "Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia, barulah kamu tahu, bahwa Akulah Dia, dan bahwa Aku tidak berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri, tetapi Aku berbicara tentang hal-hal, sebagaimana diajarkan Bapa kepada-Ku. Dan Ia, yang telah mengutus Aku, Ia menyertai Aku. Ia tidak membiarkan Aku sendiri, sebab Aku senantiasa berbuat apa yang berkenan kepada-Nya." Setelah Yesus mengatakan semuanya itu, banyak orang percaya kepada-Nya.

 

Meditatio

             Kita dan Tuhan Allah sungguh berbeda. Dialah sang Pencipta dan kita adalah ciptaanNya. Minimal seperti dikatakan Yesus: 'kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini'. Kendati demikian Yesus tidak menjauhkan diri dari kita semua; sebaliknya, Dia mengundang kita untuk bersatu padu dengan diriNya.

             'Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia, barulah kamu tahu, bahwa Akulah Dia', tegas Yesus. Yesus memang sempat membandingkan diriNya dengan ular tembaga yang ditinggikan oleh Musa. Sebagaimana Allah sendiri yang mengutus ular-ular untuk memagut orang-orang Israel yang bersungut-sungut kepadaNya, dan dengan memandang ular, mereka itu disembuhkanNya (Bil 21), demikianlah ketika Dia ditinggikan di kayu salib, ketika Anak Manusia dipermuliakan, barulah orang-orang sadar bahwa Yesus adalah Dia yang diutus oleh Allah untuk menyelamatkan umatNya. Dia yang mereka kejar-kejar dan lawan, bukannya membalas, malahan menarik semua orang tanpa terkecuali untuk semakin mendekat kepadaNya. Yang dari atas dan dari bawah bersatu dalam sukacita, karena memang Dia sendiri yang menghendakinya.

 

Oratio

             Yesus Kristus, Engkau mengingatkan kami, bahwa kami berasal dari bawah dan Engkau dari atas. Namun perbedaan itu bisa hilang sirna, bila kami percaya kepadaMu, melakukan segala yang Engkau kehendaki. Ajarilah kami utuk selalu belajar kehidupan daripadaMu, sang Empunya kehidupan. sehingga pada akhirnya kami boleh menikmati sukacita abadi di atas. Amin.

 

Contemplatio

             'Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini'.







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Mengenal Karmelit Awam dari dekat (2)

Pesta Santo Simon dan Yudas, 28 Oktober 2016