Jumat Oktaf Paskah, 8 April 2021

Kis 4: 1-12 + Mzm 118 + Yoh 21: 1-14

 

 

Lectio

Pada suati hari Yesus menampakkan diri lagi kepada murid-murid-Nya di pantai danau Tiberias dan Ia menampakkan diri sebagai berikut. Di pantai itu berkumpul Simon Petrus, Tomas yang disebut Didimus, Natanael dari Kana yang di Galilea, anak-anak Zebedeus dan dua orang murid-Nya yang lain. Kata Simon Petrus kepada mereka: "Aku pergi menangkap ikan." Kata mereka kepadanya: "Kami pergi juga dengan engkau." Mereka berangkat lalu naik ke perahu, tetapi malam itu mereka tidak menangkap apa-apa. Ketika hari mulai siang, Yesus berdiri di pantai; akan tetapi murid-murid itu tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus. Kata Yesus kepada mereka: "Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?" Jawab mereka: "Tidak ada." Maka kata Yesus kepada mereka: "Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh." Lalu mereka menebarkannya dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan. Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: "Itu Tuhan." Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian, lalu terjun ke dalam danau. Murid-murid yang lain datang dengan perahu karena mereka tidak jauh dari darat, hanya kira-kira dua ratus hasta saja dan mereka menghela jala yang penuh ikan itu. Ketika mereka tiba di darat, mereka melihat api arang dan di atasnya ikan dan roti. Kata Yesus kepada mereka: "Bawalah beberapa ikan, yang baru kamu tangkap itu." Simon Petrus naik ke perahu lalu menghela jala itu ke darat, penuh ikan-ikan besar: seratus lima puluh tiga ekor banyaknya, dan sungguhpun sebanyak itu, jala itu tidak koyak. Kata Yesus kepada mereka: "Marilah dan sarapanlah." Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani bertanya kepada-Nya: "Siapakah Engkau?" Sebab mereka tahu, bahwa Ia adalah Tuhan. Yesus maju ke depan, mengambil roti dan memberikannya kepada mereka, demikian juga ikan itu. Itulah ketiga kalinya Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya sesudah Ia bangkit dari antara orang mati.

 

Meditatio

Kedua murid yang pergi ke Emaus tak mampu mengenal Yesus, karena kepedihan hati. Demikian para murid yang sibuk menjala ikan tidak mampu mengenal Yesus yang menyapa mereka dari pinggir pantai. 'Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?', sapa Yesus kepada para muridNya. 'Tidak ada', sahut para murid seenaknya. Kepada orang-orang yang tidak kita kenal, seringkali kita berkata-kata seenaknya.

Maka kata Yesus kepada mereka: 'tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh'. Lalu mereka menebarkannya dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan. Peristiwa di luar dugaan sungguh-sungguh terjadi, karena sepertinya telah sepanjang malam mereka bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa (Luk 5). Mereka melakukan semua permintaan Orang yang tidak dikenalnya itu, tanpa berpikir panjang

Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: 'itu Tuhan'. Sebuah sikap iman yang sontak muncul, karena melihat dan mengalami sesuatu yang indah dan mengagumkan. Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian, lalu terjun ke dalam danau. Berhadapan dengan Tuhan Allah memang haruslah memperhatikan kelayakan dan kepantasan diri. Pakaian rapi adalah sebuah sikap kesiapan diri menyambut kehadiran Tuhan Yesus.

 

Oratio

Yesus Kristus, Engkau selalu menyatakan diri dalam aneka peristiwa. Kami tidak mampu mengklasifikasikannya, tetapi Engkau tetap mengharapkan agar kami selalu merasakan kehadiranMu dalam setiap pekerjaan kami. Dampingilah kami selalu. Amin.

 

Contemplatio

'Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh'.







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Mengenal Karmelit Awam dari dekat (2)

Pesta Santo Simon dan Yudas, 28 Oktober 2016