Kamis Putih, Peringatan Perjamuan Tuhan. 1April 2021

Kel 12: 1-14 + 1Kor 11: 23-26 + Yoh 13: 1-15

 

 

Lectio

Sebelum hari raya Paskah mulai, Yesus telah tahu, bahwa saat-Nya sudah tiba untuk beralih dari dunia ini kepada Bapa. Sama seperti Ia senantiasa mengasihi murid-murid-Nya demikianlah sekarang Ia mengasihi mereka sampai kepada kesudahannya. Mereka sedang makan bersama, dan Iblis telah membisikkan rencana dalam hati Yudas Iskariot, anak Simon, untuk mengkhianati Dia. Yesus tahu, bahwa Bapa-Nya telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya dan bahwa Ia datang dari Allah dan kembali kepada Allah. Lalu bangunlah Yesus dan menanggalkan jubah-Nya. Ia mengambil sehelai kain lenan dan mengikatkannya pada pinggang-Nya, kemudian Ia menuangkan air ke dalam sebuah basi, dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggang-Nya itu. Maka sampailah Ia kepada Simon Petrus. Kata Petrus kepada-Nya: "Tuhan, Engkau hendak membasuh kakiku?" Jawab Yesus kepadanya: "Apa yang Kuperbuat, engkau tidak tahu sekarang, tetapi engkau akan mengertinya kelak." Kata Petrus kepada-Nya: "Engkau tidak akan membasuh kakiku sampai selama-lamanya." Jawab Yesus: "Jikalau Aku tidak membasuh engkau, engkau tidak mendapat bagian dalam Aku." Kata Simon Petrus kepada-Nya: "Tuhan, jangan hanya kakiku saja, tetapi juga tangan dan kepalaku!" Kata Yesus kepadanya: "Barangsiapa telah mandi, ia tidak usah membasuh diri lagi selain membasuh kakinya, karena ia sudah bersih seluruhnya. Juga kamu sudah bersih, hanya tidak semua." Sebab Ia tahu, siapa yang akan menyerahkan Dia. Karena itu Ia berkata: "Tidak semua kamu bersih." Sesudah Ia membasuh kaki mereka, Ia mengenakan pakaian-Nya dan kembali ke tempat-Nya. Lalu Ia berkata kepada mereka: "Mengertikah kamu apa yang telah Kuperbuat kepadamu? Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan. Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamu pun wajib saling membasuh kakimu;

 

Meditatio

Kata-kata konsekrasi: 'inilah tubuh-Ku, yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku' dan 'cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darah-Ku; perbuatlah ini, setiap kali kamu meminumnya, menjadi peringatan akan Aku', adalah kata-kata Yesus sendiri dalam perjamuan malam terakhir. Kita diberi Tubuh dan darahNya. Kita diberi hidupNya sendiri, yang secara ritual kita rayakan dalam perayaan Ekaristi. Dia memberikan diri dengan kematianNya di kayu salib, yang secara nyata kita kenangkan dalam perayaan Jumat Agung esok.

Karena penyerahan hidup, diri dan nyawanya dihadirkan dalam perayaan Ekaristi, maka 'setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini, kamu memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang'. Memberitakan kematian Tuhan dimaksudkan agar orang lain mengetahui dan mengenalNya, sehingga mereka mendapatkan keselamatan penebusanNya, dan kita sendiri semakin menyatukan dalam kematianNya, agar 'dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus?' (1Kor 15).

Kalau Kristus memberinya hidupNya? Apa yang kita buat? Apakah kita harus juga berani memberikan nyawa? Ya, minimal dengan membasuh kaki sesame. 'Jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamu pun wajib saling membasuh kakimu', tegas Yesus dalam Injil hari ini. Membasuh kaki berarti melayani dan menghargai sesame; ini berarti kita merendahkan diri di hadapan sesama.

 

Oratio

Yesus Kristus, Engkau mengkonkritkan pemberian diriMu dalam perayaan Ekaristi. Engkau memberikan Tubuh dan DarahMu demi keselamatan kami. Semoga kami menikmatiNya dengan penuh syukur dan selalu siap mewartakanNya bagi sesame kami. Engkaulah Penyelamat kami, kini dan sepanjang masa. Amin.

 

Contemplatio

'Inilah tubuh-Ku, yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku' dan 'cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darah-Ku; perbuatlah ini, setiap kali kamu meminumnya, menjadi peringatan akan Aku'.

 

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Mengenal Karmelit Awam dari dekat (2)

Pesta Santo Simon dan Yudas, 28 Oktober 2016