Selasa Oktaf Paskah, 6 April 2021

Kis 2: 36-41 + Mzm 33 + Yoh 20: 11-18

 

 

Lectio

Pada waktu itu Maria berdiri dekat kubur itu dan menangis. Sambil menangis ia menjenguk ke dalam kubur itu, dan tampaklah olehnya dua orang malaikat berpakaian putih, yang seorang duduk di sebelah kepala dan yang lain di sebelah kaki di tempat mayat Yesus terbaring. Kata malaikat-malaikat itu kepadanya: "Ibu, mengapa engkau menangis?" Jawab Maria kepada mereka: "Tuhanku telah diambil orang dan aku tidak tahu di mana Ia diletakkan." Sesudah berkata demikian ia menoleh ke belakang dan melihat Yesus berdiri di situ, tetapi ia tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus. Kata Yesus kepadanya: "Ibu, mengapa engkau menangis? Siapakah yang engkau cari?" Maria menyangka orang itu adalah penunggu taman, lalu berkata kepada-Nya: "Tuan, jikalau tuan yang mengambil Dia, katakanlah kepadaku, di mana tuan meletakkan Dia, supaya aku dapat mengambil-Nya." Kata Yesus kepadanya: "Maria!" Maria berpaling dan berkata kepada-Nya dalam bahasa Ibrani: "Rabuni!", artinya Guru. Kata Yesus kepadanya: "Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu." Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid: "Aku telah melihat Tuhan!" dan juga bahwa Dia yang mengatakan hal-hal itu kepadanya.

 

Meditatio

'Tuhanku telah diambil orang dan aku tidak tahu di mana Ia diletakkan'. Itulah kata-kata Maria Magdalena, yang masih berpendapat bahwa Yesus hilang dicuri orang. Mengapa Yohanes tidak mengyakinkan Maria? Apakah Yohanes merasa tabu mengajak Maria Magdalena berbicara?

'Maria!', kata Yesus. Barulah terbuka mata Maria melihat siapakah Dia yang dicarinya itu. Lalu Maria berpaling dan berkata kepada-Nya dalam bahasa Ibrani: 'Rabuni!'. Mendengarkan mengkodiskan seseorang membuka diri dan menerima sesuatu yang baru. Keterbukaan diri membuat setiap orang mengetahui aneka yang baru, terlebih pembaharuan diri. Maria Magdalena baru tahu, bila Yesus hidup, ketika dia mendengarkan sapaanNya. Maria mendengar Yesus yang menyapanya, bukan karena indera pendengarannya, melainkan karena telinga hatinya.

Akhirnya Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid: 'aku telah melihat Tuhan!'. Itulah pertobatan Maria Magdalena dan ungkapan rasa terima kasih atas hidup baru yang diterimanya. Maria yakin, bahwa ternyata Yesus hidup dan selalu beserta kita.

 

Oratio

Yesus Kristus, kami bersyukur kepadaMu, karena boleh merayakan Paskah kebangkitanMu yang menyelamatkan kami umatMu. Semoga kami semakin rajin mendengarkan sabdaMu, sehingga rahmat kebangkitanMu itu semakin kami rasakan dalam keseharian hidup kami. Amin.

 

Contemplatio

'Pergilah kepada saudara-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu'.







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Mengenal Karmelit Awam dari dekat (2)

Pesta Santo Simon dan Yudas, 28 Oktober 2016